Popular Posts

Sunday, September 1, 2013

thanks....

terima kasih telah membuat luka yg sangat dalam, tapi aku percaya setiap luka akan ada obatnya.

Tuesday, June 19, 2012

LIVESOTCK VAGANZA 2012

Salam peternakan,kali ini Fakultas Peternakan IPB mengadakan serangkaian acara pada tanggal 15 dan 16 September 2012.....ada Dahlan Iskan llooohh.....ayo buruan daftar,kunjungi blog nya

Beberapa rangkaian acara Livestock Vaganza 2012 adalah sebagai berikut:
1.         Kompetisi Inovasi Teknologi Peternakan Indonesia (KITPI)
Indonesia butuh penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan para peternak skala kecil menengah. KITPI merupakan sebuah lomba pembuatan karya tulis dengan tema “Aplikasi Teknologi Tepat Guna Ramah Lingkungan dalam Meningkatkan Produksi Peternakan Berkelanjutan
Lomba ini akan diikuti oleh mahasiswa di Indonesia. Sebanyak enam karya tulis terbaik akan diundang untuk mempresentasikan karyanya dihadapan juri selama 30 menit dan dilanjutkan dengan tanya jawab.
KITPI bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam pembuatan tulisan ilmiah bidang inovasi teknologi peternakan Indonesia. Selain itu juga bertujuan untuk melahirkan karya-karya terbaik anak bangsa yang akan menjawab permasalahan yang ada di peternakan berbasis teknologi tepat guna.
2.        Lomba Inovasi Pangan Hasil Ternak (LIPPET)
Kompetisi Inovasi Pangan Hasil Ternak meliputi pembuatan inovasi pangan dengan bahan dasar asal ternak, demo, dan presentasi hasil. Bahan dasar yang digunakan adalah daging kelinci sebagai produk diversifikasi daging.
Lomba ini diikuti seluruh mahasiswa Indonesia dan dilakukan dalam 3 tahap yakni tahap penyeleksian, tahap presentasi, dan mendemokan secara langsung. Tahap penyeleksian dilakukan dengan cara peserta mengirimkan hasil inovasi buatannya berupa video dan resep dalam bentuk cd. Sebanyak enam kelompok peserta terbaik akan diundang untuk mempresentasikan dan mendemokan kepada juri secara langsung.
Kompetisi Inovasi Pangan Hasil Ternak ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas mahasiswa dalam menginovasikan pangan asal ternak untuk menambah keanekaragaman makanan di Indonesia.
3.        Lomba Cepat Tepat (LCT)
Lomba Cepat Tepat (LCT) adalah sebuah kompetisi mahasiswa peternakan seluruh Indonesia dengan basis ilmu produksi dan teknologi peternakan secara komprehensif. Lomba ini akan diikuti oleh seluruh mahasiswa peternakan Indonesia.
Lomba ini terdiri dari 4 babak, yaitu babak penyisihan, babak 1, babak 2, dan babak final. Babak penyisihan akan diikuti oleh 30 kelompok peserta dari tingkat nasional dengan sistem penyelesaian soal tertulis dan akandipilih 15 kelompok dengan nilai tertinggi untuk masuk babak 1. Babak 1 terdiri dari 3 tahapan, yaitu tahap paket, lemparan, dan rebutan. Enam kelompok dengan nilai tertinggi akan melanjutkan pada babak 2. Babak 2 terdiri dari 3 tahap yaitu tahap paket, lemparan,  dan rebutan. Tiga tim dengan nilai tertinggi akan masuk ke dalam babak final. Babak final terdiri dari 2 tahap, yaitu tahap rebutan dan tukar poin. Tim dengan poin tertinggi menjadi juara pertama, tertinggi kedua menjadi juara kedua, dan tertinggi ketiga menjadi juara ketiga.
Tujuan diadakan LCT ini adalah untuk mencari mahasiswa peternakan yang unggul baik secara akademik maupun secara praktik.
4.        Seminar Nasional Livestock Vaganza 2012
Seminar Nasional Livestock Vaganza 2012 merupakan puncak acara Livestock Vaganza 2012 yang dituangkan dalam bentuk diskusi panel dengan skala nasional. Seminar yang mengangkat tema “Inovasi Teknologi untuk Peternakan yang Lebih Baik” ini akan diisi oleh tiga pembicara dengan latar belakang yang berbeda. Pemateri pertama berasal dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan materi “Peningkatan Kualitas Produksi Peternakan dengan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Berkelanjutan”. Pemateri kedua yakni guru besar FAPET IPB, Prof. Dr. Ir. Ronny Rachman Noor, M.Rur.Sc, dengan materi “Era Baru Teknologi untuk Peternakan Lebih Maju” dan pemateri ketiga yakni berasal dari pengusaha peternakan dengan materi yang diangkat adalah “Peluang Bisnis Bidang Peternakan dengan Penerapan Inovasi dan Teknologi”.
Selain itu, akan ada juga pameran inovasi teknologi yang diisi oleh pemenang-pemenang KITPI, inovasi pangan, dan perusahaan yang berkecimpung dibidang teknologi serta bidang peternakan lainnya.
ni blog nya

Tuesday, November 1, 2011

Solusi Masalah

Hidup itu memang penuh dengan masalah,cobaan dan kegagalan. tapi kalo ga ada itu bukan idup namanya...yang jadi permasalahan bukan seberapa besar masalahnya tapi seberapa cerdik anda menghadapinya..aku jadi teringat kisah ini .
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air mukanya ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak Tua itu.
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.
Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.
Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”
“Segar.”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.
Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.
“Tapi, kepahitan yang ita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, kau seharusnya melapangkan dadamu dan menerima semuanya serta meluaskan hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”
Pak Tua itu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Jadi, jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”
Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan “segenggam garam”, untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa. 

 Terkadang kita selalu mengeluh Ya Allah masalahku ini amat besar ,tak sadarkah anda bahwa Allah lah yang maha besar, bukan masalahnya....

hari ini penuh dengan makna kehidupan,aku belajar banyak dari hal-hal yang mungkin orang lain menganggapnya sepele...




Bogor 01 November 2011 19.00

Monday, October 31, 2011

Shinichi Kudo

Hari ini aku memulai kuliah dengan kurang siap,bangun jam 05.00 tapi malah tidur lagi ........hoaaaam ngantuknya .....sampe kelas kesiangan tapi untunglah dosen nya dateng sangaaat telaat.....ku fikir ni kesempatan tidur lagi...hehehehe
materi hari ini memang menyenangkan karena peternakan semuanya menyenangkan,meski selalu sendiian kemnapun aku pergi,...rencana nya sepulang kuliah itu belajar dan kerjain tugas,tapi rencana ya hanya sekedar rencana, yang kukerjakan adalah nonton Detective Connan the movie 6 di you tube...sumpah keren banget lah yang namanya Shinichi Kudo ,sampe bisa ngalahin bayu rizki faoji ga belajar dan ga ngerjain tugas..
Hari ini aku terpaksa ujan2nan gara-gara gak bawa payung,padahal waktu masuk ipb pak rektor pernah bilang "jangan ngaku anak ipb kalo ga punya payung" ah ku fikir itu hanya gunyolan belaka tp ternyata memang bener baru kerasa skrng bogor tiap hari hujan angin,akhirnya sampe juga di kostan,belum juga duduk ada sms berbunyi "asswrwb,punten bayu ngadadak sekarang di tunggu di fapet ada rapat koordinasi,di tunggu ya". weleh-weleh ya mau gimana lagi akhirnya ujan2an lagi deh...
merana nya hari ini dikelas g da yang ajak bicara,sekali nya ada yang ajak bicara cuma nanyain tugas doank,padahal sudah 4 bulan kuliah disini tapi tadi rasanya baru masuk saja, sangat kaku dan menyebalkan.
rasa nya pengen teriaaaaaakkk sekencang kencangnya sampe semua orang tahu bahwa aku adalah bagian dari kalian juga. aku adalah manusia biasa yang butuh teman bicara dan bermain. 
aku hanya ingin satu hal perlakukan aku sama seperti manusia biasa..tidak perlu takut atau sungkan....





Saturday, July 23, 2011

Jatinagara’s Gurami Aquaculture


As one of subdistrict in Ciamis Regency, West Java, Jatinagara has good potentials to be developed in any field due to its topology and climate. Its landscape can be used for many purposes such as farming and fishery.  The climate itself is approximately 20°-30°C. Majority of the population use their terrains for agricultural fields and only some use them as fishponds.
Based on that fact, aquaculture can be developed for people’s sake. They can choose any kind of fishes such as gurami by using diversification pattern in the aquaculture. Gurami is one of fish people has interested in for their consumption. Seafood restaurant, hotels or domestic consumption are potential markets. Moreover if the farmer can maintain their  fish quality, they can reach not only local market but also international.
Unfortunately, they have less information about the aquaculture. This can be handled by sending officer providing elucidation to the society and guiding them through the process. Despite of gurami aquaculture needs some times in its maintenance process, the result will be satisfying.

Monday, June 13, 2011

bayu rizki faoji

Terlahir dengan nama Bayu Rizki Faoji sebagai doa membawa harapan baru bagi kedua orang tua. Hidup dalam sebuah keluarga besar di sebuah daerah pelosok Ciamis membuat saya ingin membantu masyarakat di sekitar tempat tinggal.
Impian yang ingin diwujudkan di masa depan saya nanti adalah:
1.Motivator Inspirator : Saya sebagai motivator yang menjadi inspirator bagi mereka yang sering merasakan kegagalan dalam hidup. Memiliki lembaga training yang menginspirasi perubahan pada banyak individu sehingga lebih bermanfaat bagi sesamanya.
2.Pengusaha Sukses : Untuk penghidupam saya berharap menggantungkan diri dari bisnis. Sehingga Saya akan memiliki korporasi bisnis, meliputi peternakan, perikanan, pertanian, dan lainnya.
Pada tahun 2012
• Menjadi ketua BEM Fapet IPB
• Merintis bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 5 juta per bulan
• Terpilih dalam Kafillah MTQ IPB 2012

Pada tahun 2013
• Mengembangkan bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 10 juta per bulan sehingga mampu mempekerjakan warga sekitar.
• Mendanai perkuliahan dengan biaya mandiri hasil dari bisnis.
• Menjadi penyuluh dan motivator dalam bidang peternakan dan perikanan.

Pada tahun 2014
• Lulus dari fakultas peternakan sebagai lulusan terbaik.
• Mengembangkan kembali bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 25 juta per bulan sehingga mampu mempekerjakan warga sekitar.
• Membawa ibu menunaikan ibadah haji

Pada tahun 2015
• Saya akan menikah. Istri saya adalah seorang wanita sederhana dari keluarga harmonis yang biasa-biasa saja. Dia seorang yang mandiri, pintar dan berprofesi sebagai dosen/pendidik dan mampu mengimbangi antara tugas-kewajibannya.
• Saya akan melanjutkan pendidikan Master ke Jepang dengan mendapat Beasiswa penuh.
• Mengembangkan kembali bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 50 juta per bulan sehingga mampu mempekerjakan warga sekitar dan memeliki beberapa lahan produktif di daerah Bogor dan Ciamis.
• Bersama istri menunaikan ibadah haji


Pada tahun 2020
Saya telah menunaikan ibadah haji, saat itu saya telah memiliki keluarga sakinah mawaddah wa rahmah dengan 1 istri 4 anak. Saya memiliki sebuah rumah sederhana yang saya bangun, tidak megah, namun nyaman dan asri dipenuhi keceriaan para penghuninya.
teruntuk:ibu bapa ku tercinta,keluarga,sahabat sjati yg slalu ada kpanpun
tanpa kalian mimpi2 itu tak kan mungkin bisa ku capai

Insya Allah atas kehendak Allah, akan terkabul….. Amiin Ya Mujibas Sailiin