Popular Posts

Tuesday, November 1, 2011

Solusi Masalah

Hidup itu memang penuh dengan masalah,cobaan dan kegagalan. tapi kalo ga ada itu bukan idup namanya...yang jadi permasalahan bukan seberapa besar masalahnya tapi seberapa cerdik anda menghadapinya..aku jadi teringat kisah ini .
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air mukanya ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak Tua itu.
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.
Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.
Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”
“Segar.”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.
Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.
“Tapi, kepahitan yang ita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, kau seharusnya melapangkan dadamu dan menerima semuanya serta meluaskan hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”
Pak Tua itu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Jadi, jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”
Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan “segenggam garam”, untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa. 

 Terkadang kita selalu mengeluh Ya Allah masalahku ini amat besar ,tak sadarkah anda bahwa Allah lah yang maha besar, bukan masalahnya....

hari ini penuh dengan makna kehidupan,aku belajar banyak dari hal-hal yang mungkin orang lain menganggapnya sepele...




Bogor 01 November 2011 19.00

Monday, October 31, 2011

Shinichi Kudo

Hari ini aku memulai kuliah dengan kurang siap,bangun jam 05.00 tapi malah tidur lagi ........hoaaaam ngantuknya .....sampe kelas kesiangan tapi untunglah dosen nya dateng sangaaat telaat.....ku fikir ni kesempatan tidur lagi...hehehehe
materi hari ini memang menyenangkan karena peternakan semuanya menyenangkan,meski selalu sendiian kemnapun aku pergi,...rencana nya sepulang kuliah itu belajar dan kerjain tugas,tapi rencana ya hanya sekedar rencana, yang kukerjakan adalah nonton Detective Connan the movie 6 di you tube...sumpah keren banget lah yang namanya Shinichi Kudo ,sampe bisa ngalahin bayu rizki faoji ga belajar dan ga ngerjain tugas..
Hari ini aku terpaksa ujan2nan gara-gara gak bawa payung,padahal waktu masuk ipb pak rektor pernah bilang "jangan ngaku anak ipb kalo ga punya payung" ah ku fikir itu hanya gunyolan belaka tp ternyata memang bener baru kerasa skrng bogor tiap hari hujan angin,akhirnya sampe juga di kostan,belum juga duduk ada sms berbunyi "asswrwb,punten bayu ngadadak sekarang di tunggu di fapet ada rapat koordinasi,di tunggu ya". weleh-weleh ya mau gimana lagi akhirnya ujan2an lagi deh...
merana nya hari ini dikelas g da yang ajak bicara,sekali nya ada yang ajak bicara cuma nanyain tugas doank,padahal sudah 4 bulan kuliah disini tapi tadi rasanya baru masuk saja, sangat kaku dan menyebalkan.
rasa nya pengen teriaaaaaakkk sekencang kencangnya sampe semua orang tahu bahwa aku adalah bagian dari kalian juga. aku adalah manusia biasa yang butuh teman bicara dan bermain. 
aku hanya ingin satu hal perlakukan aku sama seperti manusia biasa..tidak perlu takut atau sungkan....





Saturday, July 23, 2011

Jatinagara’s Gurami Aquaculture


As one of subdistrict in Ciamis Regency, West Java, Jatinagara has good potentials to be developed in any field due to its topology and climate. Its landscape can be used for many purposes such as farming and fishery.  The climate itself is approximately 20°-30°C. Majority of the population use their terrains for agricultural fields and only some use them as fishponds.
Based on that fact, aquaculture can be developed for people’s sake. They can choose any kind of fishes such as gurami by using diversification pattern in the aquaculture. Gurami is one of fish people has interested in for their consumption. Seafood restaurant, hotels or domestic consumption are potential markets. Moreover if the farmer can maintain their  fish quality, they can reach not only local market but also international.
Unfortunately, they have less information about the aquaculture. This can be handled by sending officer providing elucidation to the society and guiding them through the process. Despite of gurami aquaculture needs some times in its maintenance process, the result will be satisfying.

Monday, June 13, 2011

bayu rizki faoji

Terlahir dengan nama Bayu Rizki Faoji sebagai doa membawa harapan baru bagi kedua orang tua. Hidup dalam sebuah keluarga besar di sebuah daerah pelosok Ciamis membuat saya ingin membantu masyarakat di sekitar tempat tinggal.
Impian yang ingin diwujudkan di masa depan saya nanti adalah:
1.Motivator Inspirator : Saya sebagai motivator yang menjadi inspirator bagi mereka yang sering merasakan kegagalan dalam hidup. Memiliki lembaga training yang menginspirasi perubahan pada banyak individu sehingga lebih bermanfaat bagi sesamanya.
2.Pengusaha Sukses : Untuk penghidupam saya berharap menggantungkan diri dari bisnis. Sehingga Saya akan memiliki korporasi bisnis, meliputi peternakan, perikanan, pertanian, dan lainnya.
Pada tahun 2012
• Menjadi ketua BEM Fapet IPB
• Merintis bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 5 juta per bulan
• Terpilih dalam Kafillah MTQ IPB 2012

Pada tahun 2013
• Mengembangkan bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 10 juta per bulan sehingga mampu mempekerjakan warga sekitar.
• Mendanai perkuliahan dengan biaya mandiri hasil dari bisnis.
• Menjadi penyuluh dan motivator dalam bidang peternakan dan perikanan.

Pada tahun 2014
• Lulus dari fakultas peternakan sebagai lulusan terbaik.
• Mengembangkan kembali bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 25 juta per bulan sehingga mampu mempekerjakan warga sekitar.
• Membawa ibu menunaikan ibadah haji

Pada tahun 2015
• Saya akan menikah. Istri saya adalah seorang wanita sederhana dari keluarga harmonis yang biasa-biasa saja. Dia seorang yang mandiri, pintar dan berprofesi sebagai dosen/pendidik dan mampu mengimbangi antara tugas-kewajibannya.
• Saya akan melanjutkan pendidikan Master ke Jepang dengan mendapat Beasiswa penuh.
• Mengembangkan kembali bisnis perikanan dan peternakan dengan netto 50 juta per bulan sehingga mampu mempekerjakan warga sekitar dan memeliki beberapa lahan produktif di daerah Bogor dan Ciamis.
• Bersama istri menunaikan ibadah haji


Pada tahun 2020
Saya telah menunaikan ibadah haji, saat itu saya telah memiliki keluarga sakinah mawaddah wa rahmah dengan 1 istri 4 anak. Saya memiliki sebuah rumah sederhana yang saya bangun, tidak megah, namun nyaman dan asri dipenuhi keceriaan para penghuninya.
teruntuk:ibu bapa ku tercinta,keluarga,sahabat sjati yg slalu ada kpanpun
tanpa kalian mimpi2 itu tak kan mungkin bisa ku capai

Insya Allah atas kehendak Allah, akan terkabul….. Amiin Ya Mujibas Sailiin